Serangan udara ke rumah sakit Kunduz, Afghanistan

AFGHANISTAN, Oasemuslim, Sebagaimana diberitakan BBC Minggu (4/10), telah terjadi serangan udara oleh pasukan AS di sebuah rumah sakit di kota Afghanistan Kunduz yang menewaskan 22 orang.

Komisaris Tinggi Zeid Ra’ad Al Hussein mendesak penyelidikan penuh dan transparansi dalam serangan itu.

Badan amal kesehatan Medecins Sans Frontieres mengatakan sedikitnya 12 staf dan tujuh pasien tewas. Sekitar 37 orang luka berat, 19 diantaranya adalah staf MSF.

“Semua indikasi saat ini menunjuk ke pengeboman yang dilakukan oleh pasukan koalisi internasional,” kata MSF.

Aliansi NATO telah mengakui pasukannya mungkin telah menyerang rumah sakit.

Dalam sebuah pernyataannya di Gedung Putih, Presiden AS Barack Obama menyatakan “belasungkawa terdalam” nya bagi korban. Ia juga mengatakan akan menunggu sampai departemen pertahanan AS melakukan penyelidikan sendiri sebelum membuat keputusan definitif perihal insiden tersebut.

Sebagaimana dilansir Al jazeera, Obama juga menghubungi Presiden Ashraf Ghani dan Presiden MSF Joanne Liu pada hari Rabu (07/10/2015) untuk mengungkapkan penyesalan atas hilangnya nyawa dalam serangan tersebut.

Menurut Juru bicara Gedung Putih Josh Earnest, Obama mengatakan kepada kelompok tersebut bahwa AS, jika perlu, akan membuat perubahan sehingga insiden seperti itu tidak akan terjadi lagi.

Komisaris Tinggi PBB Zeid sebelumnya mengatakan: “perencana militer Internasional dan Afghanistan memiliki kewajiban untuk menghormati dan melindungi warga sipil setiap saat, dan fasilitas medis serta personil adalah objek dari perlindungan khusus. (A-3)

Related Posts

About The Author

Add Comment