Sabda-sabda Nabi shalallahu ‘alaihi wasallam yang terjadi di kemudian hari

Berikut ini merupakan transkripsi acara “The Proof that Islam is the Truth” sebagaimana dituturkan oleh Abdur Raheem Green:


KAMI telah sebutkan sebelumnya bagaimana Bible dalam Ulangan 18:18, juga di Yesaya dan juga dalam Injil Yohanes, dalam ayat-ayat itu kami kutip bahwa Sang Penolong, Paraclete, Ahmad, Nabi Muhammad S.A.W., Nabi itu: “Ia akan meramal hal-hal yang akan datang.” Dan inilah mukjizat seorang Nabi. Karena Allah, Dia-lah yang memiliki pengetahuan tentang hal gaib. Hanya Allah yang benar-benar mengetahui masa yang akan datang.

Dan inilah sesuatu yang disebutkan dalam Bible sebagai pembeda antara seorang Nabi yang benar dan yang seorang Nabi palsu. Bagaimana anda bisa tahu seseorang yang benar-benar bernubuat, yang benar-benar seorang Nabi dari Tuhan dan seseorang yang bukan nabi. Salah satu pembeda yang dapat anda jadikan ukuran adalah, apakah nubuatnya benar-benar terjadi?

Baik, Bible mengatakan, “Dan jika kamu berkata dalam hati, bagaimana kita tahu firman yang Tuhan ucapkan? Jika hal-hal yang diucapkan tidak terjadi, maka itu bukan firman Tuhan, tapi nabi telah mengatakannya dengan berani: dan janganlah engkau takut kepadanya “. (Ulangan 18:21-22).

Jadi kita bisa tahu seorang nabi palsu dari seorang nabi sejati tergantung dari benar tidaknya nubuat yang akan datang. Ada nabi yang benar dan ada nabi-nabi palsu. Banyak orang yang mengaku sebagai nabi, tetapi salah satu syarat yang bisa kita gunakan untuk mengetahui bahwa pengakuan tersebut palsu adalah bahwa memang hal-hal yang mereka katakan tidak terjadi.

pict-11Misalnya ada orang yang mengaku bisa meramal masa depan. Orang yang membaca bintang mengatakan nasib kita tertera dalam bintang-bintang. Umat muslim tidak percaya ini. Kami tidak percaya nasib kami ada dalam bintang-bintang, dan kami juga tidak percaya bahwa kumpulan bintang di dalam bentuk tertentu memiliki pengaruh terhadap nasib. Tidak ada bukti ilmiah untuk hal-hal itu.

Tidak, kami sebagai muslim tidak percaya hal-hal itu. Nasib anda ditentukan oleh Allah. Dialah satu-satunya yang telah menentukan nasib kita. Dan hanya Allah yang tahu masa depan, tidak ada dukun,dan peramal kecuali seseorang yang menerima wahyu dari Allah yang dapat memberitahu kita secara akurat tentang masa depan.

Bahkan Nabi Muhammad S.A.W. bersabda:  “Siapa yang percaya seorang peramal, telah kafir terhadap yang diwahyukan Allah kepada Nabi Muhammad. Barangsiapa mengunjungi peramal hanya karena ingin tahu, sesungguhnya do’anya tidak akan diterima selama empat puluh hari.”

Hal ini karena peramal mengaku, mereka berpura-pura memiliki pengetahuan yang hanya dimiliki para nabi dan ini adalah suatu kebohongan besar. Namun saya tidak mengatakan, dan Islam tidak mengatakan bahwa dukun dan peramal sama sekali tidak bisa meramal sesuatu yang benar.

Mereka bisa menebak beberapa kejadian dan mereka dapat memprediksi beberapa kejadian yang mungkin benar, dan mereka melakukannya hanya berdasarkan tebakan. Dan itulah mengapa anda sering menemukan bahwa ketika peramal memprediksi masa depan, mereka berhasil memprediksi sesuatu yang benar yang akan terjadi dalam waktu dekat, tetapi lebih jauh mereka meramal tentang masa depan, maka ramalan mereka akan semakin melenceng.

edgar-cayce.wellnet.caDan contohnya peramal modern, Edgar Cayce yang dengan menakjubkan tampaknya dia bisa memprediksi perang dunia kedua, tetapi seiring dia meramal lebih jauh dan lebih lanjut ke masa depan, ramalannya tampak menjadi semakin kurang akurat.

Hal lain yang Al-Qur’an firmankan dan Nabi Muhammad sabdakan kepada kita adalah syaitan atau jin mampu melakukan perjalanan hingga ke langit. Mereka mampu menyelinap dan mendengarkan para malaikat.

Dan malaikat yang membawa perintah Allah dan mereka jelas membawa keputusan yang akan terjadi untuk mereka terapkan keputusan itu. Jadi mereka juga membahas hal-hal yang telah Allah tetapkan bagi para hamba di bumi di masa yang akan datang atau di masa depan.

Oleh karena itu, mereka dapat mendengarkan beberapa hal yang kemudian mereka bisikkan kepada para peramal dan penyihir. Mereka bekerja sama dengan peramal dan penyihir karena peramal melakukan banyak hal yang bertentangan dengan perintah Allah, dan karenanya mereka jatuh dalam kekafiran pada Allah. Peramal mencampur kebenaran dengan banyak kebohongan.

Tapi kita tahu bagaimana sifat manusia cenderung hanya mengingat hal-hal yang menjadi kenyataan saja. Jika anda benar-benar mengingat semua ramalan itu dan memeriksanya satu per satu, maka anda akan melihat bahwa ada beberapa ramalan yang menjadi kenyataan tetapi tak sedikit juga ramalan yang terbukti salah.

Maka tentu saja itu bukan pertanda apa-apa. Tapi seorang nabi yang menerima wahyu dari Allah, segala nubuatnya harus benar. Dan kita telah mencatat dari awal sejarah Islam, nubuat-nubuat dalam Al-Quran dan nubuat-nubuat Nabi Muhammad S.A.W. dan kita akan membandingkan ini, misalnya dengan ramalan-ramalan Nostradamus yang penuh misteri.

nostradamusNostradamus terkenal dengan ramalannya, tapi ramalannya semua sangat samar. Syairnya bisa berarti ini atau itu atau apapun. Bahkan peramal pada masa Nabi Muhammad tidak beda jauh. Mereka juga menciptakan syair yang membingungkan yang bisa berarti ini dan itu. Mari kita lihat beberapa nubuat dalam Al-Quran dan beberapa nubuat Nabi Muhammad S.A.W.

Salah satu hal yang dinubuatkan dalam Al-Quran adalah kemenangan Islam. Dan kita harus ingat bahwa ketika ayat-ayat ini turun, umat Muslim adalah kelompok yang sangat kecil, mereka setiap saat dapat dibunuh, baik oleh orang-orang Arab penyembah berhala atau oleh orang-orang Romawi, namun Al-Quran menjanjikan kemenangan dalam banyak ayat. Mari kita lihat salah satu dari ayat-ayat ini.

Dalam surat 24 di ayat 55, Al-Quran berfirman pada kita: “Dan Allah telah berjanji kepada orang-orang yang beriman di antara kamu dan mengerjakan amal-amal yang saleh bahwa Dia sungguh-sungguh akan menjadikan mereka berkuasa dimuka bumi, sebagaimana Dia telah menjadikan orang-orang sebelum mereka berkuasa, dan sungguh Dia akan meneguhkan bagi mereka agama yang telah diridhai-Nya untuk mereka, dan Dia benar-benar akan menukar (keadaan) mereka, sesudah mereka dalam ketakutan menjadi aman sentausa. Mereka tetap menyembah-Ku dengan tiada mempersekutukan sesuatu apapun dengan Aku.”

Dan juga Al-Quran berfirman: “Katakanlah kepada mereka yang menyangkal iman:  “Segera kau akan kalah” Dan ini ada di surat ke-3 Al-Qur’an pada ayat 21. Dan lagi dalam surat ke-110 Al-Quran ayat 1 sampai 2: “Ketika datang pertolongan Allah dan kemenangan, dan kalian akan melihat orang berbondong-bondong masuk agama Allah.”

Ayat yang pertama tadi, diwahyukan pada saat Muslim lemah dan ayat ini menjanjikan mereka kemenangan dari orang-orang kafir dan juga mengatakan bahwa orang akan masuk Islam secara beramai-ramai dan ini persis terjadi setelah Mekkah dikuasai dan selama masa para khalifah, yaitu Abu Bakar, Umar, Ustman, dan Ali –orang-orang masuk Islam secara beramai-ramai dan Islam berkuasa di banyak negara, umat Muslim mengalahkan Romawi, mereka mengalahkan Persia, dan Islam berkuasa dari Spanyol ke Cina hanya dalam kurun waktu 20-40 tahun.

Dan ini juga memenuhi nubuat lainnya dalam Al-Quran: “Dialah yang telah mengutus Rasul dengan petunjuk dan agama kebenaran untuk membuatnya menang atas semua agama.” Ini ada dalam surat ke-9 Al-Quran pada ayat 33.

www.pewforum.orgggAllah menjanjikan bahwa Islam akan menang atas semua agama. Islam akan menjadi agama terbesar di dunia. Dan tanpa diragukan lagi inilah yang terjadi di masa sekarang. Meskipun mungkin perbandingannya 50:50 antara Kristen dan Islam saat ini, diperkirakan oleh para ahli, karena banyaknya orang masuk Islam dan demografi, bahwa pada tahun 2050, 30% dari semua manusia di bumi akan menjadi Muslim dan itu akan membuat Islam menjadi agama terbesar di muka bumi.

Sebenarnya para Yahudi, Kristen, dan paganisme tidak pernah benar-benar mendominasi secara fisik dan intelektual sejak kedatangan Islam. Bahkan dalam hal Kekristenan, anda mungkin mengatakan bahwa dunia Kristen yang paling dominan secara ekonomi dan militer, namun pada kenyataannya tidak demikian, yang dominan adalah orang-orang yang berpaham materialis sekuler.

Juga ada satu nubuat dalam Al-Quran, dalam surat ke-30 dari Al-Quran dalam ayat 1-7. Sebuah nubuat yang sangat menarik: “Kekaisaran Romawi telah dikalahkan di negeri yang dekat;” Inilah yang Al-Quran firmankan. “Tapi setelah kekalahan ini mereka akan meraih kemenangan dalam beberapa tahun kemudian.

Bagi Allah-lah, urusan di masa lalu dan di masa depan: pada hari itu orang mukmin akan bersukacita dengan bantuan Allah,Dia membantu siapa yang Dia kehendaki, Allah adalah Perkasa dan Maha Penyayang. Ini adalah janji Allah. Allah tidak pernah melanggar janji-Nya tapi sebagian besar manusia tidak mengerti. Mereka hanya mengerti yang lahiriah saja dari kehidupan dunia, sedangkan untuk urusan akhirat mereka lalai.”

Jadi Kekaisaran Romawi Timur atau Kekaisaran Bizantium selama bertahun-tahun telah berjuang melawan Kekaisaran Persia dan mereka menderita kekalahan besar di tangan Persia yang menguasai Yerusalem pada tahun 614 Era Kristen.

Dan setelah itu Mesir jatuh, kemudian Suriah jatuh, dan Konstantinopel  juga diserang. Inilah arti kalimat “dalam negeri yang dekat”. Karenanya orang-orang Arab pagan (penyembah berhala) merasa senang karena ini memberikan sinyal kepada mereka bahwa para penyembah berhala dan pengikutnya berhasil menaklukkan orang-orang yang mengikuti wahyu atau Ahli Kitab, yang berarti orang-orang Kristen.

Dan ketika ayat ini diwahyukan,tampaknya mustahil bahwa Kekaisaran Romawi, Kekaisaran Bizantium akan pulih, tampaknya tamat sudah riwayat mereka. Persia telah mencapai dominasi, Bizantium tampaknya sudah tamat.

Dan kata dalam Al-Quran yang digunakan untuk menerjemahkan kata “beberapa” adalah “bidaa” yang berarti jangka waktu mulai dari 3 hingga 9 tahun, istilah ini berarti jangka waktu mulai dari 3 sampai 9 tahun.

Dan Ubay, kita sudah membahasnya dalam pembicaraan sebelumnya, Ubay adalah seorang Arab pagan, dia bertaruh dengan Abu Bakar, yang merupakan teman dekat dan sahabat Nabi Muhammad S.A.W., ia bertaruh dengan Abu Bakar “ini tidak akan pernah terjadi, kau bilang ini tidak akan pernah terjadi, baiklah mari bertaruh.”

Dan ini sebelum perjudian dilarang, tentu saja perjudian tidak diperbolehkan. Dan perjudian dilarang di kemudian hari. Dan mereka benar-benar bertaruh 100 ekor unta, sekitar 150.000 poundsterling pada zaman sekarang, itu uang yang cukup banyak, 100 unta itu taruhan yang banyak.

Heraclius by Rossen Toshev (from ‘Rulers of the Byzantine Empire’ published by KIBEA)Dan mereka berkata bahwa ini tidak akan pernah terjadi. Namun ini benar-benar terjadi. Pada tahun 623 Masehi, Heraclius dari Kekaisaran Bizantium berperang dan mengalahkan Persia dalam serangkaian pertempuran yang mencapai puncaknya dalam pertempuran Nivev, dan ini berlangsung di sekitar tahun 627 Masehi.

Pada saat ini Ubay telah dibunuh, sehingga keluarganya yang harus membayar hutang kepada Abu Bakar. Dan saat ini ketika Roma menang, umat muslim juga telah menang atas Quraisy dan bersukacita seperti yang dinubuatkan dalam Al-Quran.

Ramalannya menjadi kenyataan dan kejadian ini merupakan sebuah peringatan bahwa Allah mengetahui segalanya dan anda tidak tahu, hanya sedikit yang diketahui manusia.

Dan Al-Quran juga mengingatkan kita tentang bahaya tidak beriman pada Allah dan Rasul-Nya, dan tidak mengikuti wahyu-Nya. Al-Quran juga mengingatkan kita tentang neraka dan mengajak kita ke surga. Dan mengingatkan kita tentang penderitaan dan kesengsaraan orang-orang yang tidak mengikuti agama kebenaran di hari kiamat.

bukhariAda beberapa nubuat lain dari hadits atau sabda Nabi Muhammad S.A.W. Narasi panjang ditemukan dalam dua buku hadits yang otentik yaitu Sahih Bukhari dan Muslim, kita tahu bersama, 2 kitab hadist ini dianggap sebagai kitab otentik dalam agama Islam setelah Al-Qur’an.

Dan menurut hadits yang panjang ini, Nabi Muhammad sedang duduk di taman. Kemudian Ustman bin Affan lewat dan Nabi memberitahu Abu Musa Ashari yang sedang bersamanya untuk memberitahukannya kabar baik tentang surga, juga untuk memberitahu Ustman kabar baik tentang surga.

Dan juga orang-orang dinubuatkan akan memberontak melawan dirinya. Dan ini benar-benar terjadi. Dalam sejarah Islam, orang-orang melakukan pemberontakan terhadap Ustman bin Affan, bahkan mereka sampai membunuhnya. Nubuatnya persis seperti yang dikatakan Nabi. Dalam riwayat lain, sementara para Muslim memerangi Yahudi di Khaibar, setelah beberapa hari mencoba untuk mengepung benteng. Nabi mengatakan di hari berikutnya ia akan memberikan bendera untuk seorang pria, dan Allah akan memberikan kemenangan atas pria ini.

Dan ia memberikan bendera kepada Ali dan di hari yang sama, benteng berhasil ditaklukkan oleh umat Muslim di bawah komando Ali sebagaimana dinubuatkan oleh Nabi Muhammad. Dalam hadits yang lain, Nabi S.A.W. mengatakan: Khalifah akan berlangsung selama 30 tahun, lalu akan ada perselisihan antar umat.

Jadi khalifah akan berlangsung selama 30 tahun dan setelahnya akan ada perselisihan antar umat. Jadi Nabi berkata 30 tahun dan persis begitulah kejadiannya. Kekhalifahan yang sejati adalah Abu Bakar, Umar, Ustman, dan Ali adalah persis 30 tahun.

Jadi Abu Bakar menjadi khalifah selama 2 tahun, Umar selama 10 tahun, Ustman untuk 12 tahun, Ali selama 2 setengah tahun, dan Hassan yang mewarisi kekhalifahan Ali ibn Thalib selama 3 setengah tahun. Sehingga persis 30 tahun seperti yang Nabi S.A.W. sabdakan. Setelah itu kejahatan menyebar dan perselisihan terjadi sebagaimana sabda Nabi Muhammad S.A.W. Di hadits lainnya Nabi Muhammad S.A.W. memprediksikan penaklukkan Mesir.

Ingatlah, ini dinubuatkan pada saat umat Islam hanya sekelompok kecil orang, namun Rasulullah mengatakan kepada mereka: “Kalian akan menguasai Mesir. Dan dia bahkan bersabda kepada mereka untuk memperlakukan orang dengan baik dan ia juga menyebutkan bahwa mereka akan merebut harta Kaisar Persia.

Dapatkah anda bayangkan ini? Dia mengatakan kepada mereka: kalian akan mengalahkan Persia, kalian akan merebut harta Kaisar Persia dan ia menjelaskan istana dan semua hal ini terjadi sebagaimana yang disabdakan Nabi Muhammad S.A.W. Dia bahkan meramalkan salah satu sahabat, Suraqa ibn Malik, “Kau akan mengenakan gelang dari Kaisar Persia.”

Dan ini memang benar-benar terjadi, gelang jatuh menjadi milik Umar ibn Khatab. Dia memanggil Suraqah yang masih hidup sedangkan ia bisa saja tewas dalam peperangan ini, tapi dia masih hidup, kemudian Umar memberikan gelang kepadanya, dan mengingatkannya tentang apa yang disabdakan Nabi Muhammad S.A.W.

Juga dalam Sahih Al Bukhari, Auf ibn Malik meriwayatkan bahwa Nabi S.A.W. bersabda: “Perhatikanlah enam insiden sebelum hari kiamat. Pertama, kematianku Lalu…”, dan ini tentu saja benar, Nabi wafat. – “Kemudian penaklukan Yerusalem.” Dan Muslim memang menaklukkan Yerusalem. “Ketiga, perseteruan di antara mereka. Keempat, melimpahnya kekayaan, sehingga manusia tidak akan senang jika menerima 100 dinar. Kelima, suatu masalah yang akan melibatkan semua bangsa Arab tanpa terkecuali. Keenam, perjanjian dengan orang Kristen, dimana orang Kristen akan melanggarnya. ”

LR02-SahihBukhariJadi hadits ini menjelaskan hal-hal yang akan terjadi. Yerusalem dikuasai dan 16 tahun setelah Nabi hijrah, sebuah perselisihan terjadi, dan ini sangat terkenal, dimana 70.000 orang meninggal. Kekayaan menjadi berlimpah setelah itu, khususnya selama Kekhalifahan Ustman dan setelahnya pada masa Umar bin Abdul Aziz.

Kisah ini begitu terkenal sampai-sampai pengumpul zakat tidak menemukan orang miskin untuk menerima zakat. Tidak ada orang yang cukup miskin untuk menerima uang zakat, begitu kayanya umat Islam pada saat itu dan kemakmuran Islam sampai-sampai keluar Arab pada saat itu.

Dan ini benar-benar terjadi. Juga setelah pemberontakan melawan Ustman, segalanya semakin memburuk, setelah terbunuhnya Ustman dan memang benar bahwa tidak ada sanak famili Arab yang selamat dari fitnah itu, dari ujian dan kesengsaraan. Dan setelah pembunuhan Ustman, tidak ada satu sanak famili pun kecuali yang terlibat di dalamnya, tepat seperti sabda Nabi S.A.W.

Dalam riwayat lain, Nabi berkata bahwa umat Muslim akan menaklukkan Roma dan Konstantinopel dan Nabi ditanya mana yang pertama kali, dan ia mengatakan kota Heraclius yang tentu saja berarti Konstantinopel. Dan kenyataannya, tentu saja Roma tidak pernah dikuasai oleh Muslim dan setiap Muslim percaya bahwa penaklukkan Roma ini akan terjadi di masa depan.

Ya, tentu Konstantinopel sudah ditaklukkan oleh para Muslim. Dan nubuat ini disabdakan oleh Nabi pada saat tidak ada seorang pun yang mengira bahwa umat Islam bisa melakukan hal-hal tersebut.

Nabi Muhammad S.A.W. juga meramalkan bahwa uamt Muslim akan terbagi menjadi beberapa sekte yang berbeda, kelompok yang berbeda, dan di beberapa hadits ia menggambarkan ciri-ciri dari sekte dan kelompok-kelompok yang akan muncul ini.

Dia menyebutkan bahwa beberapa dari mereka menganggap Ali seperti yang orang Kristen lakukan terhadap Yesus, dengan kata lain, mereka akan mengatakan bahwa Ali adalah Tuhan. Bagaimana mungkin seorang muslim mengatakan bahwa manusia adalah Tuhan?

Ini adalah jenis kekafiran terbesar ketika ada orang yang mengatakan bahwa manusia sama dengan Allah. Nabi mengatakan beberapa umat Muslim akan melakukan hal ini terhadap Ali dan mereka memang melakukannya.

Pertama-tama, sebuah sekte muncul dan mereka terlalu mengagung-agungkan Ali bin Abi Thalib. Dan kemudian sekte ini, sebagian dari mereka bahkan mengatakan bahwa Ali adalah Allah, bahwa dia sama dengan Tuhan. Dan kelompok ini masih ada sampai sekarang.

Juga Rasulullah menyebutkan bahwa beberapa orang akan menentang Qadr atau keputusan ilahi Allah, dan ia menyebut mereka Majus dari ummat ini, para magiens dari umat ini. Dan ini telah terjadi, mereka disebut Qadrea, sekelompok orang yang tidak percaya pada keputusan Allah yang merupakan bagian penting dari iman Islam.

Dan ia juga menyebutkan bahwa sebuah suku, suatu kelompok akan datang dari suku tertentu dan Nabi mengatakan kelompok ini akan menuduh orang-orang yang beriman adalah orang-orang kafir. Mereka akan menggunakan ayat-ayat Al-Quran dan menuduh kafir orang-orang beriman telah kafir.

Abdurraheem Green_kecilDan Nabi bersabda tentang hal-hal yang sangat buruk yang akan menimpa mereka. Dan ia bahkan menyebut mereka anjing-anjing neraka, karena mereka menuduh orang-orang yang beriman telah menjadi kafir dan Nabi menunjukkan kaum ini.

Dan memang ada sekelompok orang yang disebut dengan Khawarij. Khawarij ini, sebenarnya sebagian besar dari mereka berasal dari suku yang Nabi S.A.W. tunjukkan. Dan Nabi S.A.W. bersabda bahwa mereka harus dilawan. Dan inilah yang Ali bin Abi Thalib lakukan, ia berperang melawan kelompok Khawarij tersebut.

Jadi inilah beberapa nubuat dari hadist Nabi S.A.W. dan kita punya yang lebih banyak lagi untuk episode mendatang. Kami akan menyebutkan beberapa tanda-tanda hari kiamat, kejadian-kejadian yang disabdakan Nabi Muhammad akan terjadi menjelang hari kiamat.@Abdur Raheem Green

 

 

Related Posts

About The Author

Add Comment