Lembaran Al-Quran yang diduga para peneliti sebagai musyaf tertua koleksi Universitas Birmingham

SEBAGAIMANA dilansir oleh berbagai media, bahwa telah ditemukan manuskrip kuno Al-Quran di Universitas Birmingham University, berusia sekitar 1.370 tahun.

Menurut BBC, manuskrip tersebut telah menjalani tes penanggalan radiokarbon. Hasilnya, dengan akurasi lebih dari 95%, lembaran yang ditemukan dari tanggal manapun antara 568 dan 645 Masehi, yaitu rentang waktu masa hidupnya Nabi Muhammad صلى الله عليه وسلم.

Al-Quran yang dikoleksi oleh Universitas Birmingham kategori naskah Timur Tengah quran-manuskrip“selama hampir satu abad,” ini menurut BBC,” mula-mula tidak teridentifikasinya sebagai salah satu fragmen tertua” dari kitab suci umat Islam yang pernah ditemukan. Ketika peneliti PhD di universitas, Alba Fedeli, melakukan tes, ia terkejut dengan hasil yang diperoleh.

Menurut Al Jazeera, Direktur Universitas Birmingham divisi Koleksi Khusus, Susan Worral, mengatakan, “Temuan ini akan memberikan kontribusi signifikan terhadap wacana kita mengenai salinan penulisan paling awal dari Al-Quran.”

088643600_1437617318-alquran-1“Dua lembaran ini, yang ditulis dengan aksara Hijazi yang indah dan terbaca jelas, hampir pasti berasal dari zaman tiga khalifah pertama,” ujar Isa Waley, kurator manuskrip kuno di British Library, sebagaimana ditulis oleh Kompas Rabu, 22 Juli 2015.

Tiga khalifah pertama itu merupakan pemimpin komunitas Muslim antara tahun 632 dan 656. “Ketika saya pertama melihat lembaran ini, saya sangat tersentuh. Air mata saya penuh emosi dan kebahagiaan,” tambah Waley.

“Saya yakin Birmingham akan didatangi warga dari sekeliling Inggris yang ingin melihat lembaran-lembaran ini,” kata Muhammad Afzal, dewan masjid pusat Birmingham.

 

Related Posts

About The Author

Add Comment