Shaf shalat dan perselisihan antara wajah-wajah para sahabat

Oasemuslim | Rasulullah shollallahu ’alaih wa sallam mengajarkan kepada para sahabat agar di dalam barisan sholat berjamaah senantiasa dipastikan lurus dan rapat. Nabi shollallahu ’alaih wa sallam juga menyampaikan perihal akibat yang akan ditimbulkan bilamana shaf dibiarkan renggang dan tidak lurus.

Rasulullah shollallahu ’alaih wa sallam selalu meluruskan shaf kami, sehingga beliau seolah-olah meratakan anak panah sehingga beliau melihat bahwa kami telah memahaminya. Kemudian suatu hari beliau keluar (untuk menunaikan sholat), lalu berdiri hingga ketika hampir mengucapkan takbir, beliau melihat seorang lelaki dadanya keluar (menonjol) dari shaf, maka beliau bersabda: ”Hai hamba-hamba Allah, kalian benar-benar meluruskan shaf kalian (jika tidak) Allah akan (menimbulkan perselisihan) di antara wajah-wajah kalian.” (HR Muslim dan Ahmad)

Berdasarkan hadits tersebut di atas, rasulullah shollallahu ’alaih wa sallam memperingatkan betapa pentingnya menjaga kelurusan dan kerapatan shaf shalat. Bukan sekedar perkara kerapian semata, namun pengabaian atas itu bahkan disabdakan beliau bisa memicu terjadinya perselisihan antara wajah-wajah para sahabat, yang bisa pula dimaknai sebagai perpecahan diantara ummat Islam. Sebagaimana kita tahu, dewasa ini perpecahan tersebut kian terlihat dan dimanfaatkan oleh musuh-musuh Islam.

Lurusnya shaf juga bisa menjadi pendukung tegak dan sempurnanya shalat sebagaimana sabda rasulullah shollallahu ’alaih wa sallam sebagai berikut:

“Luruskanlah shaf kalian, karena meluruskan shaf termasuk tegaknya sholat.” (HR Bukhary)

Dalam riwayat yang lain beliau bersabda:

“Luruskanlah shaf kalian, karena meluruskan shaf termasuk kesempurnaan sholat.” (HR Ibnu Majah)

Related Posts

About The Author

Add Comment