5 fakta pertumbuhan muslim di Eropa

MuslimPopulation420pxOasemuslim, Pertumbuhan muslim di belahan bumi Eropa kian santer dan menjadi perhatian dunia. Di banyak negara Eropa, termasuk Jerman, Inggris dan Belanda, populasi masyarakat Muslim yang terus berkembang ini bahkan menimbulkan kekhawatiran hingga menimbulkan adanya upaya pembatasan imigrasi.

Tapi seberapa besar sebenarnya penduduk Muslim Eropa, dan seberapa cepat pertumbuhan mereka? Berikut ini kami kutipkan catatan dari Pew Research Center. Setidaknya terdapat lima fakta menarik tentang ukuran dan perubahan populasi Muslim di Eropa sebagaimana dilaporkan oleh ConradHackett 15/1, 2015 sebagai berikut:

1. Jerman dan Perancis memiliki populasi Muslim terbesar di antara negara-negara anggota Uni Eropa lainnya. Pada 2010, ada 4,8 juta Muslim di Jerman (5,8% dari penduduk negara itu) dan 4,7 juta Muslim di Perancis (7,5%). Di Eropa secara keseluruhan, bagaimanapun, populasi Muslim di Rusia sekitar 14 juta(10%) dan merupakan yang terbesar di Benua Biru itu.

2. Total penduduk Muslim Eropa terus meningkat. Dalam beberapa dekade terakhir, penyebaran penduduk Muslim di seluruh Eropa tumbuh sekitar 1 persen dalam satu dekade, dari 4% pada tahun 1990 menjadi 6% pada tahun 2010. Pola ini diperkirakan akan terus berlanjut hingga tahun 2030, ketika umat Islam diproyeksikan menjadi 8% dari populasi Eropa.MuslimPopulation420px2

3. Penduduk Muslim berusia lebih muda dibandingkan penduduk Eropa. Pada tahun 2010, usia rata-rata umat Islam di seluruh Eropa adalah 32, delapan tahun lebih muda dari rata-rata untuk semua orang Eropa (40). Sebaliknya, usia rata-rata orang yang tidak terafiliasi agama di Eropa, termasuk ateis, agnostik dan mereka yang tidak beragama khususnya, adalah 37. Usia rata-rata orang Kristen Eropa adalah 42.

4. Pandangan terhadap penduduk Muslim bervariasi antara negara-negara Eropa. Sebuah survei Pew Research yang dilakukan musim semi lalu menemukan bahwa mayoritas di Perancis Inggris dan Jerman memiliki pandangan yang menguntungkan umat Islam. Pandangan tersebut berimbang di Spanyol sementara pandangan negatif terhadap penduduk Muslim menang di Italia, Yunani dan Polandia. Pandangan tentang penduduk Muslim terkait dengan ideologi. Sementara 47% dari penduduk Jerman, dalam hal hak politik, memberikan kepada penduduk Muslim rating yang tidak menguntungkan, hanya 20% di sebelah kiri melakukannya. Kesenjangan antara kiri dan kanan juga lebih dari 20 persen di Perancis, Italia dan Yunani. Dan perbedaan yang signifikan ditemukan di Spanyol dan juga Inggris.

5. Pada 2010, Uni Eropa adalah rumah bagi sekitar 13 juta imigran Muslim. Populasi Muslim asing lahir di Jerman terutama terdiri dari imigran Turki, tetapi juga mencakup banyak yang lahirdi Kosovo, Irak, Bosnia-Herzegovina, dan Maroko. Kira-kira 3 juta Muslim asing lahir di Perancis sebagian besar dari bekas koloni Perancis dari Aljazair, Maroko dan Tunisia.@

Related Posts

About The Author

Add Comment