Buya Yahya: Hati-hati dengan perkataan yang melecehkan Arab

Dalam sebuah ceramahnya Pengasuh Lembaga Pengembangan Dakwah Al-Bahjah Cirebon, Buya Yahya, mengungkapkan keprihatinannya atas pernyataan orang-orang yang menebarkan kebencian terhadap Arab. Menurut beliau hal semacam itu adalah tindakan aneh yang tidak patut dikatakan seorang muslim yang beriman.

“Sekarang mulai muncul kebencian terhadap Arab. Padahal Nabi Muhammad adalah Arab. Nabi tidak mengajarkan kebencian terhadap etnis tertentu. Jika kita melihat orang kafir, maka yang dibenci adalah kekafirannya dan bukan manusianya,” ujar Buya.

Beliau menambahkan, “Bahkan orang yang menyeru hak asasi manusia, harus menyamakan kulit hitam dengan kulit putih. Tapi giliran orang Arab dengan bukan orang Arab, orang Arab direndahkan”.

“Muncul orang-orang semacam ini. Bahkan lihat, orang-orang atau kelompok manusia yang menjauhkan kita dengan Nabi Muhammad melaui kebencian dengan Arab, banyak yang kepleset dari lidah-lidahnya. Sampai sunnah nabi pun diganyang-dihabiskan. ”

“Mereka mengatakan orang yang berjenggot itu bebel, orang berjenggot itu tolol, karena otaknya ketarik jenggot. Sampai ada bahasa-bahasa aneh seperti itu. Sampai mengatakan orang-orang pinter banyak yang tidak berjenggot, sedang nabi Muhammad orang yang paling pinter di dunia dan akhirat pun berjenggot,” demikian kata Buya Yahya.

Buya berpesan agar hati-hati dengan perkataan yang melecehkan Arab. “Kalau sudah kita benci Arab kita benci Nabi Muhammad, karena Nabi Muhammad adalah Arab. Kalau sudah benci Nabi Muhammad maka masuk dalam kekafiran,” pungkas Buya. Selengkapnya lihat videonya berikut ini:

 

Related Posts

About The Author

Add Comment